masih saja terjadi pertikaian di sini.
dengan logika dan pikiran yang memberontak …
dan ku terjatuh, luruh, tak berdaya…
baiklah,…
aku kan berdamai denganmu wahai hatiku.
mengikuti alurmu, sampai kau menyerah pasrah.
Semoga bukan hanya kesenangan sesaat yang ada dihadapanmu…
dan semoga tak kautemukan luka yang berulang…
Duhai hatiku, tak kan kubiarkan kau terluka lagi.



