[duniafannie]

November 29, 2008

low battery…

Filed under: Curahan hatiku... — duniafannie @ 5:00 am
Tags:

.. dunia gw sedang melambat berputar.
cahayanya tampak meredup dan mulai menggelap.
hiding and pretending… tampak sia-sia.
menghadapi… ya, itu yang sedang gw lakukan.
hidup harus terus berjalan, kawan.
perjuangan baru saja dimulai.

Heiiiyyyy… mana semangatmu?! TOLONG TULARKAN PADAKU… !!!!!

arrggh… kristal ini jatuh juga rupanya. berasa banget kalo gw ini cengeng.

*) ada yang punya bahu lebar? Pinjem sebentar yah… T.T

September 21, 2008

insomnus *

Filed under: Curahan hatiku... — duniafannie @ 12:37 am
Tags: ,

hrghhh
ngitung cicak, udah…
ngitung domba, juga udah…

gelap.
lampu sudah mati.
tapi tetap saja tak mau terpejam.

fuwh.
aku tak bisa tidur.

* insomnia, istilah yang diambil dari subjudul pertama novel ‘divortiare’ [ika natassa]

September 6, 2008

Mengertilah… aku.

Filed under: Curahan hatiku... — duniafannie @ 7:06 am

 

‘stupid!’

 

‘…….Tiba2 aku merasa bodoh. Menyalahkan diri sendiri. Baru sadar kalau kebiasaan jelekku berimbas ke orang lain. Maaf… maaf sekali, aku tak menyadarinya. Aku tak tahu harus bagaimana … ya inilah aku. Kadang terlalu menutup mata. Tak mau tau keadaan di luar. Sering menghilang tiba2. Ingin lenyap seketika.

Maaf…. Bukan maksudku….. T.T’

 

Yup.. kebiasaan jelek untuk menghilang tiba2. Menghilang dalam waktu lama. Tidak menghubungi siapapun. Malas berinteraksi. Bahkan membalas smspun malas. Fuuuuuhhh… kebiasaan itu membuatku harus membayar mahal… kehilangan seorang teman… ogh… tidaaaaaakkk…! [semoga ini tidak benar2 terjadi]

 

Beberapa minggu lalu. Ada telpon dari seorang teman. Tapi karena waktunya nggak pas [pas sedang kerja].. jadi sementara kusuruh matiin dulu [Kebodohan pertama: janji bilang mau ngabari kalo' udah nggak sibuk, tapi sama sekali nggak inget buat ngabari sampai malam berubah menjadi pagi]. Lalu dia sms… [Kebodohan kedua: lagi2 tidak membalas smsnya. Kebiasaan jelek yang sudah sering diprotes banyak orang, tapi nggak pernah bisa di ubah. Stupid!]. Kemudian selang satu minggu dia telpon lagi… [kali ini mungkin benar2 nggak denger. Nggak ku angkat]. Akhirnya selang beberapa lama, aku sms… dan… Jegerrr… kaget ku dibuatnya.

 

‘Maaf, fan. Aku udah terlanjur sebel ma kamu. Mungkin kamu udah berubah., Bukan sahabatku yang dulu lagi…’

 

HAH! Kaget. Bengong. Bingung. Terpana. Hampa. Sedih. T.T

 

Begitukah? Apa iya aku sudah berubah? Perasaan dari dulu aku emang kaya gini. Hiks. Sedih banget rasanya pas baca sms itu. Fiuhhh… jadi mikir, apa iya aku sekejam itu. +binun+

 

Saat ku balas smsnya, memberi sebuah alasan yang kuharap bisa diterima ……..sepertinya gagal. Smsku  tak dibalas. Mms gambarku yang imutpun tak direspon. Tak ada kabar lagi. Terus terang aku tak bernyali untuk sekedar telpon. Tak bernyali menghadapi kenyataan kalo mungkin telponku hanya akan di reject. +binun lagi+

Dan akhirnya hanya diam. Menanti sebuah keajaiban. Berharap dia kan mengerti bahwa aku tak pernah dengan ‘sengaja’ melupakannya.

 

Well… terkadang orang tak menyadari ada perubahan di dirinya. Sampai orang lain menyadarkannya.

Yah, mungkin aku memang tak seperti dulu lagi. Mungkin aku memang sudah berubah. Tapi terus terang aku tak tahu dimananya [Lagi-lagi, Stupid!].

 

Yang kutahu… kesibukan memang memberiku jarak dengan orang disekitarku. Entahlah… ‘sendiri’ sepertinya adalah pilihan yang paling mengasyikkan setelah seminggu berkutat dengan kerjaan yang melelahkan. Aku lebih memilih ‘kesendirian’ itu. Salahkah aku? Memang egois… tapi bagaimana lagi. Hanya itu satu-satunya cara kembali me’refresh’kan otakku. Aku tau… iya aku tauuu… apa susahnya sih sms/telpon. Huhuhuu.. [ironis sekali, dulu pernah memprotes hal ini ke seseorang, tapi sekarang aku yang ganti diprotes... Jaaaahhh]. Yah.. penjelasan nampaknya hanya akan sia-sia saja.

 

Seperti tak belajar dari pengalaman, sampai detik ini, akupun masih melakukan kebiasaan buruk itu. Huhuhuuu…sulit sekali menghilangkan kebiasaan ini. Sudah dicoba. Sumpritttt!

Akhirnya ku hanya berharap semua orang bisa mengerti dengan sendirinya. Lah… tapi memang aku seperti ini. Kukira semua orang sudah mengerti ^_^ [Yah tapi aku tak berharap banyak sih. Wong aku sendiri kadang tak bisa mengerti diriku sendiri. ^sudah kubilang...hanya orang2 yang diberi anugrah lebih yang bisa mengerti siapa aku -red me and myself ]

 

^To my dear anastasia… ‘what can i do then? tak adakah kata maaf? tak bisakah mendengar penjelasanku? Tidak maukah kau jadi temanku lagi? T.T

July 24, 2008

“Hallo”

Filed under: Ceritaku...,Curahan hatiku... — duniafannie @ 12:13 pm

 

Heiyy… there you are. Kemana aja? Ngilang ya? Upz.. Kukira aku sudah terlupakan. Tapi ternyata bukan itu. Alasan yang jauh dari dugaanku. Kali ini karena Hpmu jatuh ke aer, mati dan belum beli baru. Dasar ceroboh! Sudah 3 kali lebih ganti hp dalam 3 bulan terakhir ini. Aku aja yang nggak ganti hp, capek ditanya setting an mulu, hehe. Upz, tapi bukan kamu kalo nggak ribut masalah gituan.

 

Fuuuuuhhh lega mendengar suaramu lagi. Walau bercampur miris mendengar cerita panjang tentang apa yang kau rasa. Tak kusangka.. ternyata lebih dalam dari yang kukira. Hmmm… dan ternyata hanya lewat dialog di telpon pun kau bisa mengubah mud ku tiba2.

 

T i b a t i b a m e r e d u p c a h a y a d i h a t i k u…

 

Emosi yang sudah tertutup oleh logika… menyeruak hadir kembali. Tapi tak seberapa, karena kali ini tindakanku jauh lebih cepat, untuk menahannya.

 

Namun hatiku sedih…

Sedih karena membiarkanmu sakit…dengan rasa yang kau punya.

Sedih karena melihatmu rapuh…

Sedih karena tidak bisa berbuat banyak untukmu.

 

Tapi apalah dayaku… Menjawab pertanyaanmu saja aku tak sanggup, hanya berputar2 sampai akhirnya kau mendapati jawabannya dari mulutmu sendiri [Sama saja! Yang penting kau tau jawabannya, kan?]. Aku tak bisa melakukan hal yang lebih dari itu.

Aku memilih diam.

 

Karena aku tak punya pilihan lain. Harusnya kau tahu itu!

Dan berhenti bertanya!

 

[Maaf, kali ini aku benar2 tak punya apa2 lagi untukmu]

 

Tapi tenang saja… Aku tak kemana. Masih disini. Masih bisa menjadi pendengar setiamu. Semampuku..

… Hanya itu yang bisa kulakukan untukmu.

July 18, 2008

Dialog hati.

Filed under: Curahan hatiku... — duniafannie @ 8:06 pm
Tags:

Funny“… ini seperti bukan aku.
Dulu.. aku yang sangat menjunjung tinggi sebuah kejelasan.. tiba2 menjalani sesuatu yang nggak jelas.
Aneh? Mungkin tidak buatmu.. tapi ini sangat aneh buatku.
Aku tak menuntut apa2. Hanya mengikuti alurmu. Mencoba tidak keluar dari alur yang kau buat. Mencoba menikmati saja. Tanpa mengharap apa2.
Walau bisa. Tapi tetap aneh kurasa. Karna aku merasa ini seperti bukan aku.
+geleng2+
… next

July 14, 2008

Sebatas ini [Sragen oh sragen...]

Filed under: Curahan hatiku... — duniafannie @ 5:24 am
Tags:

Akhirnya ke Sragen lagi…
Sudah hampir 4 bulan nggak ke Sragen. Kangen…. Rindu… Semua jelas terpampang di mata.

Menuju Sragen, seperti mengungkap semua kenangan indah akan seseorang… 
Yupp, seseorang yang ‘entah mengapa’, pernah kuberikan istilah ‘my soul’ padanya [Ralat! sebenernya bukan 'entah mengapa', tapi memang karena hati ini meyakini itu 'saat itu']. Sebenernya sampai detik ini pun contact name dia masih my soul.. ^wew, belum diganti juga^.
… next

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.